Sabtu, 21 Januari 2012

Pengertian dan sejarah phpmyadmin

1. Pengertian dan Sejarah PHPMYADMIN
Phpmyadmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman php yang digunakan untuk menangani administrasi MYSQL melalui jejaringan jagat jembar
( World Wide Web). Phpmyadmin mendukung berbagai aplikasi mysql, diantaranya (mengelola basis data, table- table, bidang, relasi, indeks, pengguna, perizinan, dll)
Phpmyadmin dimulai pada tahun 1998 oleh Tobias Ratschiller seseorang konsultan IT. Ratschiller mengerjakan sebuah program bernama MYSQL-webadmin dengan bebas, yang merupakan produk dari Petrus Kuppelwieser, yang telah berhenti mengembangkannya pada saat itu. Ratschiller menulis kode baru untuk phpmyadmin, dan ditingkatkan pada konsep dari proyek Kuppelwieseer.
Ratschiller meninggalkan proyek phpmyadmin pada tahun 2001. Sekarang sebuah tim dari delapan pengembang yang dipimpin oleh Oliver Muller meneruskan pengembangan phpmyadmin di SourceForge.net. beberapa pengembang diantaranya :
a. Marc Delisle
b. Michal Cihar
c. Sebastian Mendel
d. Herman van Rink

2. Membuat Database
a. Buka browser anda. Kemudian ketik http://localhost/phpmyadmin
b. Tulis nama databse yang akan dibuat. Kemudain kelik create.







3. Mengcopy Database
a. Pilih database yang akan dicopy contoh mahasiswa
b. Kemudian klik operation
c. Lalu pilih “copy database to” dan ketikan nama database yang akan dicopy contoh
gunadarma
d. Dan terakhir klik go


4. Mencari Database
a. Pilih databse. Kemudain klik search
b. Ketik nama yang akan dicari pada table yang diingkan
c. Kemudian klik go. Apa pemcarian ditemukan, untuk meliahat hasil pencarian klik browse



5. Mengurutkan Database
a. Klik home
b. Lalu klik databse


6. Menghapus Database
a. Pilih databse yang akan didelete. Kemudain klik drop
b. Lalu klik “OK” pada pesan yang muncul


7. Mengexport Database
a. Pilih databse yang akan di export
b. Lalu klik export. Kemudian ubah configurasi pada “SQL Compability mode” menjadi “MYSQL 323”
c. Kemudian centang save as. Lalu klik go


8. MengImport Database
a. Buat databse terlebih dahulu. Dan jangan lupa sesuaikan dengan nama database yang akan diimport
b. Lalu klik import. Setelah klik browse, dan pilih database yang akan diimport
c. Kemudian ubah configurasi SQL compability mode menjadi mysq 32. Lalu klik go


9. Membuat DataBase Sederhana
a. Buka browser anda. Kemudian ketik localhost/phpmyadmin
b. Tulis nama databse yang akan dibuat. Kemudain kelik create
c. Lalu buat table dengan nama 1ia23 dan filed sebanyak 3. Kemudian klik go
d. Lalu isi nama field. Type field, dan panjang karakter field. Kemudian klik save



Fungsi php mysql


Fungsi PHP-MySQL
            Fungsi PHP-MySQL  adalah suatu fungsi yang menjembatani antara PHP sebagai Programming web server, dan MySQL sebagai database, sehingga data-data yang terdapat pada database MySQL dapat ditampilkan pada browser.
Fungsi PHP-MySQL  antara lain, adalah: 

      MYSQL_CONNECT()
          Berfungsi untuk menghubungkan ke server MySQL. Fungsi ini merupakan fungsi awal yang akan dijalankan sebelum melakukan fungsi-fungsi lain. Selain mysql_connect() terdapat juga fungsi penghubung ke server mysql lain , yaitu mysql_pconnect().

Bentuk umum penulisannya:
mysql_connect(host,user,password);
Atau
mysql_pconnect(host,user,password);

Contoh:
<?
$cek=mysql_connect(“localhost”,”root”,””);
If($cek){
echo “Database berhasil terkoneksi”;
}else{
echo “Database tidak berhasil terkoneksi”;
}
?>
          Untuk password dapat tidak disisipi apabila memang tidak terdapat password pada record yang bersangkutan di tabel user tersebut. Apabila terjadi pesan “Database tidak berhasil terkoneksi” pada browser, maka lakukan pengecekan apakah server mysql sudah diaktifkan atau belum.
 

Sabtu, 26 November 2011

Fungsi String PHP

 
Fungsi string digunakan memanipulasi/mengolah data string untuk berbagai macam kebutuhan. Disini akan dibahas beberapa fungsi string yang sering digunakan dalam membuat program aplikasi web. Fungsi-fungsi tersebut adalah:
AddSlashes
Digunakan untuk menambahkan karakter backslash ( \ ) pada suatu string. Hal ini penting digunakan pada query string untuk database, misalkan pada MySQL. Beberapa karakter yang akan ditambahkan tanda backslash adalah karakter tanda petik satu ( ‘ ), karakter petik dua ( “ ), backslash ( \ ) dan karakter NULL.
Sintaks:    addslashes(string)

StripSlashes
Digunakan untuk menghilangkan karakter backslash ( \ ) pada suatu string.
Sintaks:    string stripslashes(string)

Crypt
Digunakan untuk meng-encrypt dengan metode DES suatu string. Fungsi ini sering digunakan untuk mengacak string password sebelum disimpan dalam database. Dalam penggunaan fungsi crypt ini dapat ditambahkan parameter string ‘salt’. Parameter ‘salt’ ini ditambahkan untuk menentukan basis pengacakan. ‘Salt’ string terdiri atas 2 karakter. Jika ‘salt’ string tidak ditambahkan pada fungsi crypt maka PHP akan menentukan sendiri ‘salt’ string tersebut secara acak.
Sintaks:    crypt(string [ , salt ] )

Echo dan Print
Digunakan untuk mencetak/menampilkan isi suatu string/teks atau argumen ke browser.
Sintaks:
                  echo( string argumen1, string argumen2 , ….)
                 print( string argumen1, string argumen2 , ….)

Explode
Digunakan untuk memecah-mecah suatu string berdasarkan tanda pemisah tertentu dan memasukkan hasilnya kedalam suatu variable array.
Sintaks:    explode(string pemisah , string [, int limit] )
Contoh:  
      $namahari = “minggu senin selasa rabu kamis jumat sabtu”;
      $hari = explode(“ ”, $namahari);

Implode
Kegunaan fungsi ini adalah kebalikan daripada fungsi explode. Fungsi implode digunakan untuk menghasilkan suatu string dari masing-masing elemen suatu array. String yang dihasilkan tersebut dipisahkan oleh suatu string telah yang ditentukan sebelumnya.
Sintaks:    implode(string pemisah , array)

StripTags
Digunakan untuk menghilangkan kode-kode tag HTML pada suatu string.
Sintaks:
                   striptags(string [, string tags yang tidak dihilangkan] )

StrLen
Digunakan untuk menghitung jumlah karakter suatu string.
Sintaks:    strlen(string)

StrPos
Digunakan untuk mencari posisi suatu sub string pada suatu string. Fungsi ini biasanya digunakan untuk mencari suatu sub string didalam suatu string.
Sintaks:    strlen(string , sub string)

Str_Repeat
Digunakan untuk mengulang isi suatu string.
Sintaks:    str_repeat(string , int jumlah perulangan)

Str_Replace
Digunakan untuk mengganti suatu string dengan string yang lain.
Sintaks:    Str_replace(tercari,pencari,subyek)

StrRev
Digunakan untuk membalik urutan suatu string.
Sintaks:    strrev(string)

StrStr, StriStr dan StrChr
Digunakan untuk mencari keberadaan suatu string di dalam string lain.
Sintaks:    strstr(tercari,pencari)
                  stristr(tercari,pencari)
                 strchr(tercari,pencari)

StrToLower
Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf kecil (lowercase).
Sintaks:    strtolower(string)

StrToUpper
Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf besar (uppercase)
Sintaks:    strtoupper(string)

SubStr
Digunakan untuk mengambil suatu sub string dengan panjang tertentu dari suatu string pada posisi tertentu pula.
Sintaks:    substr(string, int posisi , int posisi)
Contoh :
             substr("",0,3); // menghasilkan string "abc"
             substr(“abcdefg”,3,2); // menghasilkan string “de”

SubStr_Count
Digunakan untuk menghitung jumlah sub string dalam suatu string
Sintaks:    substr_count( string , string substring)
Contoh :
             substr_count("This is a test","is"); //menghasilkan nilai 2

UCFirst
Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada suatu string menjadi huruf besar.
Sintaks:    ucfirst(string)

UCWords
Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada setiap kata dalam suatu string menjadi huruf besar.
Sintaks:    ucwords(string)

Kamis, 03 November 2011

Fungsi PHP

PHP Built-in Fungsi
Dalam bab ini kami akan menunjukkan Anda bagaimana untuk membuat fungsi sendiri.
Untuk menjaga script dari yang dijalankan ketika beban halaman, Anda dapat memasukkannya ke dalam fungsi.
Suatu fungsi akan dieksekusi oleh panggilan ke fungsi.
Anda dapat memanggil fungsi dari manapun di halaman.Membuat Fungsi PHP
Suatu fungsi akan dieksekusi oleh panggilan ke fungsi.Sintaksisfungsi functionName (){Kode untuk dijalankan;}
Fungsi PHP pedoman:

    
* Berikan fungsi nama yang mencerminkan apa fungsi tidak
    
* Nama fungsi dapat dimulai dengan huruf atau underscore (bukan angka)
Contoh
Sebuah fungsi sederhana yang menulis nama saya ketika itu disebut:<html><body>
<? PhpwriteName fungsi (){echo "hendra Refsnes";}
echo "Nama saya";writeName ();?>
</ Body></ Html>
Output:Nama saya hendra Refsnes
Fungsi PHP - Menambahkan parameter
Untuk menambahkan fungsionalitas lebih ke fungsi, kita dapat menambahkan parameter. Sebuah parameter adalah seperti variabel.
Parameter yang ditentukan setelah nama fungsi, di dalam kurung.Contoh
Contoh berikut akan menulis nama pertama yang berbeda, tapi nama terakhir yang sama:<html><body>
<? Phpfungsi writeName ($ fname){echo $ fname. "Refsnes <br />.";}
echo "Nama saya";writeName ("hendra");echo "Nama adik saya adalah";writeName ("Hege");echo "Nama adik saya adalah";writeName ("Stale");?>
</ Body></ Html>
Output:Nama saya hendra Refsnes.Nama adik saya adalah Refsnes Hege.Nama saudara saya adalah Refsnes basi